RAPAT KOORDINASI TEPRA DAN SKPK PENGELOLA DANA DAK 2018 KAB. ACEH BARAT

1

Meulaboh, 2 Juli 2018 bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Aceh Barat, Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Kabupaten Aceh Barat bersama dengan SKPKĀ  pengelola dana DAK Tahun Anggaran 2018 melakukan rapat Evaluasi dan Koordinasi tentang pengelolaan dana DAK di Kabupaten Aceh Barat, rapat tersebut dilaksanakan untuk mempercepat proses pelaksanaan pembangunan dan mencari solusi-solusi terhadap kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan serapan anggaran DAK 2018.

RapatĀ tersebut dihadiri oleh Bupati Aceh Barat H. Ramli.MS, Sekretaris Daerah, Ass II, Ka. Bappeda, Ka. BPKD, Ka. ULP , SKPK terkait dan TEPRA, dalam sambutan dan arahan Bupati disebutkan Kepada SKPK pengelola DAK 2018 agar memperioritaskan pekerjaan yang bersumber dari dana DAK tersebut mengingat batas waktu pengajuan penarikan dana untuk tahap pertama sebesar 25% jatuh pada tanggal 21 Juli 2018, sementara untuk bahan yang telah disampaikan kepada Unit Pelayanan Pengadaan agar segera diproses pelelangannya untuk menghindari keterlambatan dalam pengusulan tahap pertama mengingat salah satu syarat dalam pengajuan tersebut adalah salinan data kontrak.

Dari hasil Evaluasi TEPRA sampai dengan 2 Juli 2018 paket kegiatan yang bersumber dari DAK telah dilelang sebanyak 43 paket dari 110 paket pekerjaan, atau sekitar 39%, masih tersisa sebesar 67 paket pekerjaan yang belum dilelang. Sebagian besar kegiatan yang belum dilelang merupakan kegiatan pengadaan barang yang dilaksanakan secara e-catalog, sehingga kemungkinan besar semua kegiatan yang bersumber dari DAK dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Dari 8 (delapan) bidang untuk DAK Reguler 2018 3 (tiga) bidang telah memenuhi persyaratan pengajuan tahap pertama diantaranya Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian, sementara untuk DAK Penugasan dari 5 (lima) bidang baru 1 (satu) biadang yang telah mengajukan penarikan dana tahap pertama yaitu bidang Kesehatan (RS Rujukan dan Pratama).

Dalam sambutan Sekretaris Daerah menyebutkan diharapkan kepada SKPK dan ULP agar sama-sama memacu pekerjaan untuk menyukseskan kegiatan pembangunan di Kabupaten Aceh Barat terutama yang bersumber dari DAK, mengingat batas waktu yang sudah sangat sempit. data kontrak dan data pendukung lainnya diharapkan agar pada tanggal 16 Juli 2018 ini telah disampaikan kepada DPKD untuk dilakukan perekaman sehingga tidak terlambat dalam penyampaian laporan kepusat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>