FORUM SKPK ACEH BARAT TAHUN 2019

1

Pelaksanaan Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPK) Kabupaten Aceh Barat Tahun 2019 merupakan salah satu tahapan dari serangkaian agenda penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Tahun 2019, dimulai dari musrenbang di tingkat gampong yang dilaksanakan pada akhir desember 2017 sampai dengan awal januari 2018, musrenbang di tingkat kecamatan pada tanggal 1 s.d 26 Februari 2018, Forum SKPK dan terakhir pelaksanaan Musrenbang di Tingkat Kabupaten yang direncanakan pada tanggal 15 Maret 2018 mendatang. Acara forum ini dihadiri oleh seluruh kepala SKPK, Para Camat, Para Asisten, Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, dan Unsur TP2D dengan jumlah peserta kurang lebih sebanyak 180 orang.

Dalam laporan panitia yang disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Barat Drs. Said Fauzi S, M. Si beliau mengatakan bahwa tujuan dari pelaksanaan forum ini adalah : (1) Menyelaraskan program/kegiatan SKPK dengan usulan program/kegiatan hasil Musrenbang Kecamatan, (2) Menyelaraskan program/kegiatan antar SKPK dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenangan dan sinergitas pelaksanaan prioritas pembangunan Kabupaten Aceh Barat, (3) Mengidentifikasi usulan yang akan dibiayai melalui Doka, DAK, APBA, dan APBN. Beliau juga menyampaikan bahwa jumlah usulan hasil Musrenbang Kecamatan yang akan di bahas pada Forum SKPK pada hari ini sebanyak 1.528 usulan masyarakat, yang terdiri dari pokja sarana prasarana 430 usulan, pokja Ekonomi 698 usulan dan 400 usulan pada pokja Sosial Budaya.

2

Selanjutnya, acara ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Aceh Barat Drs. H. Banta Puteh Syam,SH., MM dalam arahannya beliau mengharapkan melalui forum ini usulan-usulan yang dihasilkan dari musrenbang kecamatan agar dapat diakomodir secara baik dan benar sesuai dengan tupoksi masing-masing SKPK, dan sinergi dengan prioritas pembangunan tahun 2019 yaitu “Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Percepatan Pembangunan Ketahanan Pangan, demi Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Gampong Berbasis Potensi Lokal”. Serta menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan prioritas tersebut berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing SKPK.

Disisi lain beliau juga mengharapkan antar SKPK, mayarakat dan Stakeholder saling melakukan koordinasi agar dapat Terwujudnya Aceh Barat Yang Islami, Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan yang Transparan, Kredibel, Akuntabel dan Terintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>